MERASA MEMILIKI SETELAH HILANG

Oleh : Jaiman Paiton

Sebuah fenomena yang sering kita lupakan yaitu memiliki. Coba anda ingat apa saja yang telah anda miliki? Hp, sudah pasti lah, Rumah?, ada walaupun nggak mewah. TV?, ada juga jumlahnya ada 3. Mobil?, ada walaupun bukan varian mewah. Tabungan?, ada, jumlahnya cukuplah. Dana asuransi? Ada juga. Tanah kapling atau kebun? Ada.

Semua ada, kalau begitu apa yang tidak anda punya? Ini artinya anda memiliki variasi harta yang cukup banyak, apakah anda merasakan kepemilikannya? Jujur, kadang kita lupa bahwa di rumah ada beragam material yang bernilai ekonomi cukup besar. Coba anda hitung sekali lagi, berapa rupiah nilai semua barang tersebut? Saratus juta, dua ratus juta atau lebih?

Sobat, begitulah yang sering kita alami. Kita terlupa dengan sesuatu yang dekat. Benda-benda yang selama ini dekat melupakan ingatan bahwa semua itu ada dan menjadi milik anda. Motivator kondang, Mario Teguh mengatakan, “Kita sering kali merasa memiliki setelah hilang, padahal semua itu telah lama menjadi milik anda”.

Seorang teman menangis histeris pada hari kematian orang tuanya. Dia merasa kehilangan. Dia merasa bersalah dengan meninggalnya sang Ibu. Dia baru merasakan kehilangan sang ibu, dia merasa kehilangan sesuatu yang sangat besar, padahal sebelumnya dia tidak menyadarinya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: