SINETRON ITU TAYANGAN SAMPAH : SAVE YOUR FAMILY

Oleh : Jaiman Paiton

Sponsored by:

www.topspeedhelmet.com

Anak-anak kita mulai meninggalkan norma dan kesusilaan, benarkan? Sobat, topik ini menarik, apalagi kalau dibahas detail bisa menimbulkan diskusi panjang bahkan polemik. Coba anda lihat tayangan teve dan berita di media massa. Sebagian besar beritanya penuh sensasi. Banyak berita yang sumbernya kabur. Ada pula wartawan yang membuat rekayasa untuk kejar tayang. Ujung-ujungnya adalah persaingan rating untuk mendapatkan uang lebih banyak.

Tentu saja hal ini menjadi bencana bagi masyarakat umum yang mempercayainya. Sekali lagi masyarakat awan yang dikorbankan, sementara itu teve adalah satu-satunya sumber informasi yang paling up date. Untuk yang kesekian kali masyarakat awan menjadi bulan-bulanan media massa. Lebih fatal apabila media massa dan interest people berkonspirasi, maka masyarakat benar-benar menjadi mangsa srigala.

Satu tayangan yang menurut saya sangat keterlaluan adalah sinetron. Tayangannya benar-benar payah. Tidak ada edukasinya sama sekali, melainkan hanya mengajak pada kerusakan moral dan kebebasan amoral. Sinetron mengajak anak muda urakan, free sekx dan asusila. Sangat bertolak belakang dengan harapan anda, apalagi anda bertanggung jawab kepada keluarga.

Sinetron adalah dunia fantasi, penuh rekayasa, penuh bumbu penyedap dan menjadikan penonton lupa diri, tidak realistis. Sinetron bohong. Anda tahu, mengapa sintron perlu berbohong? “Justru kalau sinetron itu realistis jadi tidak menarik. Kalau sinetron biasa-biasa saja membuat penonton bosan”. Kawan, pendapat ini menyesatkan. Kalau anda membenarkan statement ini berarti sebagian pikiran anda telah berbalik. Fenemena ini sama juga dengan sebagian perilaku manusia sesat. Anda bisa berbohong dan bohong anda dianggap benar, maka yang terlintas di benak adalah anda telah melakukan perbuatan yang hebat super fantastik. Seorang cewek yang pas-pasan kemudian anda sanjung setinggi langit pasti senang bukan kepalang. Dengan sanjungan itu dia akan merasa terbang tinggi tanpa kesadaran. Setelah mabok berat, anda boleh melakukan apa saja asalkan sanjungan itu masih anda berikan. Artinya dalam kondisi mabok sanjungan logika seseorang menjadi tidak realistis dalam segala hal, termasuk tindakannya. Perbuatan yang amoral menjadi bermoral, perbuatan asusila menjadi biasa.

Kawan, inilah yang terjadi di hadapan anda. Keluarga anda telah disanjung oleh sinetron kemudian anda dibuat ketagihan. Setelah dosisnya sangat tinggi keluarga anda akan mabok berat. Setelah itu sinetron akan memasukkan nilai-nilai asusila yang masuk dalam benak mereka tanpa filter sama sekali. Anak-anak anda dijejali dengan perkataan kasar, perbuatan asusila, penghinaan dan pelecehan seksual tanpa menyadarinya. Apakah anda akan diam saja menyaksikan tragedi ini? Lakukan sesuatu untuk melindungi keluarga tersayang.

Sejatinya sinetron adalah tayangan sampah yang hanya layak masuk tong sampah. Maaf saya berucap keras, tapi itulah yang ingin saya sampaikan kepada anda sebagai wujud tanggung jawab sesama teman demi kebaikan bersama. Jangan ditenggok lagi tayangan teve bernama “sinetron” kalau anda menginginkan keluarga anda menatap masa depan lebih baik.

Salam hangat

www.topspeedhelmet.com

8 Tanggapan

  1. Setuju gan, mending nonton film kartun

  2. setuju bro….

  3. bukan hny sinetron yg sampah infotaiment jg

  4. Setujuuu…hapus sinetron!!!

  5. betul2, ayo kita buat gerakan anti Sinetron Indonesia!!!!

  6. KAYAKNYA KITA MUSTI BIKIN GERAKAN STOP SINETRON TAK BERMUTU

  7. Saya sangat setuju pendapat panjenengan Mas..sinetron yang tayang di televisi kebanyakan sangat tidak mendidik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: