PAK PRESIDEN, LAKUKAN SESUATU

Oleh : Jaiman Paiton

Saat ini rakyat Indonesia dibuat kacau balau oleh berita tv. Beritanya luar biasa membingungkan. Ada kasus mafia pajak, mafia hukum, ada pelangaran etika kedinasan, ada penyuapan dan ada juga mafia palsu.

Lantas apa yang diinginkan rakyat? Tidak neko-neko. rakyat hanya ingin sesuatu yang lebih baik, aparat lebih baik, hukum ditegakkan, ekonomi tumbuh seimbang, toleransi umat beragama dijaga dan seterusnya. Bolehlah, tv memberitakan kasus korupsi, mafia pajak, mafia hukum, kecurangan wakil rakyat atau bencana alam. Semuanya harus proporsional, lihatlah ada bagian dari generasi muda negeri yang berprestasi, berjuang dengan tulus hati, toh media massa tidak melirik sedikitpun. Apa-apaan ini, media tv hanya melangsir  berita gombal dan diulang-ulang sampai kami hampir muntah. Muntah melihat tayangan berita yang mematikan semangat kebangsaan.

Kepada Bapak Presiden, anda adalah representasi dari mayoritas penduduk. Tidak tanggung-tanggun, Bapak mendapat mandat 65% rakyat Indonesia. Lakukan sesuatu. Saya yakin bapak bisa tegas, bisa arif dan memenuhi harapan rakyat. Ada duru dalam daging, cabut, dagingnya busuk, dioperasi, organnya yang hancur, ya diamputasi saja, kenapa tidak?

Satu Tanggapan

  1. “Ini pukulan telak bagi MA, karena dari awal MA mengatakan tidak ada masalah (dalam kasus Gayus). Tidak ada pelanggaran dan tidak ada suap, tapi ternyata buktinya ada. Ini menunjukan praktek mafia hukum masih eksis sampai sekarang,” ujar peneliti hukum ICW Febri Diansyah di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (18/4/2010).

    Febri menyatakan, klaim MA telah melakukan pembersihan terhadap mafia hukum, harus diuji lagi. “Kalau begini terkesan MA memberikan perlindungan terhadap pihak bermasalah dengan mengatakan tidak ada masalah,” katanya.

    Febri menyangsikan polisi dapat menyeret aktor utama kasus Gayus Tambunan. Hal ini disebabkan polisi merupakan bagian dari kasus Gayus.
    Selain itu kejaksaan tidak jelas dalam menanggani masalah ini.

    “Jalur konvensional seperti ini pasti akan gagal dalam kondisi yang kita sebut darurat mafia ini. Sebaiknya diserahkan ke KPK agar lebih baik,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: