SEANDAINYA BENAR ROKOK ITU HARAM

Oleh : Jaiman Paiton

Saya bertanya kepada anda, bagaimana seandainya memang benar bahwa rokok adalah haram, apa yang akan terjadi? Seandainya rasul masih hidup kemudian seseorang bertanya tantang rokok, kemudian rasul menjawab “Rokok haram”. Apa reaksi anda? Tapi sayang rasul tidak ada lagi di tengah-tangah kita.

Sobat, dalam banyak hal kita memang tidak tahu tentang efek baik dan buruk dari perilaku manusia. Sangat banyak misteri dalam hidup yang tidak dapat kita jangkau dengan akal dan ilmu. Apa yang kita ketahui hanyalah yang kita lihat, dengar dan raba sendiri dengan indera yang dikaruniahkan Allah ta’ala. Demikian juga dengan fenomena yang kita hadapi sehari-hari. Beragam masalah muncul seiring dengan perkembangan budaya dan teknologi, misalnya tentang rokok, bunga bank, facebook, ojek, ponsel dan seterusnya.

Rokok adalah fenomena keseharian yang dekat dengan kita semua. Beberapa minggu lalu ormas keislaman Muhammadiyah mengeluarkan fatwa haram untuk rokok. Artinya rokok sama dengan miras, babi, anjing, dan darah. Bagaimana dengan uang hasil korupsi? Sama saja. uang korupsi juga haram, dan siapapun yang memakan uang korupsi sama dengan makan babi. Anda bisa bayangkan, betapa banyaknya orang Indonesia yang makan barang haram. Kalau memang demikian, bukankah ini adalah suatu keadaan yang sangat buruk? Di mana saja anda akan menjumpai orang merokok, di mana-mana ada orang mengkonsumsi makanan haram.

Suatu hari saya bertamu ke rumah teman yang berada di daerah pedesaan di Kabupaten Probolinggo. Setelah kami dipersilahkan duduk, pertama kali yang disuguhkan oleh tuan rumah adalah rokok. Itulah tradisi yang berlaku di sini. Rokok menjadi hidangan wajib bagi tamu, setelah itu baru keluar secangkir teh dan hidangan lain. Saya bertanya kepada dia apakah rokok memang menjadi suguhan yang umum bagi tamu? Di jawab “Ya, rokok adalah sajian wajib untuk tamu” Sekali lagi saya tanyakan, bagaimana pendapat anda dengan fatwa rokok haram? Dia jawab “Biar saja, pokoknya bagi kami hukum rokok adalah makruh. Lagi pula penduduk di sini bertani tembakau”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: