MENYIAPKAN MASA DEPAN ANAK

Oleh : Jaiman Paiton

Sebagai orang tua mungkin di benak anda ada pertanyaan, apakah anak-anak saya akan menapaki masa depan yang baik? Apakah mereka mendapatkan cita-cita mulia sesuai dengan yang anda harapkan?

Sebagai orang tua yang baik, pertanyaan-pertanyaan seperti itu wajar. Selayaknya anda membuat antisipasi terhadap kemungkinan apapun yang bisa terjadi pada waktu yang tidak bisa anda kendalikan. Memang benar anak-anak kita lahir melalui anda, tetapi mereka berada dalam dunia yang tidak bisa anda kendalikan sama sekali. Khalil Gibran mengatakan, mereka anak-anak anda tetapi anda tidak bisa memasuki dunia mereka meskipun dalam mimpi.

Apa yang anda lakukan untuk menyiapkan dunia yang jauh dari jangkauan anda? Jujur saya bukan orang yang memiliki pengalaman cukup tentang menyiapkan masa depan anak-anak, tetapi saya yakin. Saya percaya bahwa kami adalah keluarga yang menyiapkan masa depan lebih baik. Kami memiliki bekal yang kami siapkan lebih awal dengan segala kekuatan tenaga dan mental. Apa saja persiapan yang saya maksud?

  1. Perrtama adalah bekal keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kepada anak anak, saya yakinkan bahwa Tuhan adalah Zat Yang Maha Agung yang menciptakan manusia dan alam semesta. Tuhan memerintahkan kepada manusia untuk berbuat kebajikan dan melarang perbuatan kemungkaran. Tuhan membuat perhitungan terhadap semua amalan kita didunia. Semua perbuatan buruk yang merugikan manusia dan kerusakan adalah dosa yang akan diperhitungkan pada hari pembalasan. Demikian juga dengan perbuatan baik. Tuhan membuat catatan atas semua perbuatan baik yang kita lakukan dan akan membalasanya pada hari pembalasan. “Kapan hari pembalasan itu Pa?”. Hari pembalasan akan ada setelah hari kiamat, dimana pada hari kiamat semua manusia akan dibangkitkan kembali dan diadili oleh Tuhan. Siapa-siapa yang berbuat baik akan dibalas dengan surga dan semua perbuatan buruk akan ibalsa dengan neraka.
  2. Kedua adalah prinsip-prinsip hidup yang baik. Saya kira anda sepakat bahwa jujur, kerja keras, pantang menyerah, pemurah, mandiri, percaya diri, menghargai orang ain adalah prinsip-prinsip hidup yang baik. Kalau kita kaji lebih mendalam sesungguhnya prinsip-prinsip hidup yang baik amat beragam dan intinya adalah nilai-nilai yang dijunjung tinggu di dalam masyarakat yang beradab. Anak-anak harus kita tanamkan nilai-nilai kesusilaan dan keberadaban sehingga ke depan mereka menjadi bagian dari masyarakat yang menghargai prinsip-prinsip hidup beradab.
  3. ketiga adalah berbakti kepada orang tua. Kami adalah orang tua yang telah mencurahkan kasih sayang dan materi yang untuk mengemban amanah Tuhan. Amanah ini telah kami tunaikan dengan sebaik-baiknya. Bukan kami ingin mendapatkan balasan dan pamrih berlebihan, tetapi ini adalah wujud pengakuhan kepada Tuhan yang telah menganugerahkan sifat kasih dan sayang sehingga manusia mewarisi sebagian dari sifat-sifat mulia Tuhan. Membalas budi semua pengorbanan orang tua akan lebih baik di hadapan manusia dan Tuhan.
  4. Keempat adalah doa. Saya percaya anda telah berbuat cukup atau bahkan lebih dari cukup untuk menyiapkan masa depan buah hati. Toh, dalam perjalanan manusia adalah manusia yang membutuhkan pertolongan Tuhan. Ada invisible hand yang kuasa menjalankan skenario di luar kekuatan manusia. Kalau anda yakin bahwa kekuatan doa dan pertolongan Tuhan berada di atas kuasa manusia maka doa anda menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari persiapan matang atas perhelatan akbar menyiapkan masa depan yang gemilang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: