AL ISTIQOMAH

Oleh : Jaiman Paiton

ISTIQOMAH ADALAH teguh, kukuh senantiasa di jalan Allah. Orang yang istiqomah taat kepada Allah, senantiasa menjaga diri, keluarga dan orang-orang disekitar untuk senantiasa menjaga diri. Menjaga dari dari perkataan dan perbuatan tercela yang membuat dirinya menjauh dari perintah Allah. Orang yang istiqomah teguh dalam menjalankan perintah Allah, dari waktu kewaktu kualitas ketakwaannya meningkat. Jadi istiqomah bukan hanya teguh dalam menjalankan perintah Allah, melainkan kualitas ketakwaanya meningkat seiring dengan bertambahnya usia dan waktu.

Rasulullah Saw dalam hadist yang diriwayatkan Abu Amr menyebutkan: dari Abu Amr, Dia berkata, “Wahai Rasulullah, Katakanlah kepadaku suatu perkataan tentang Islam, yang tidak mungkin aku tanyakan kepada siapa pun selain kepadamu.” Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, ” Katakanlah: “Aku beriman kepada Alloh, lalu istiqomahlah.” (HR Muslim)

Bagaimana menumbuhkan sifat istiqomah? Istiqomah mudah diucapkan, tetapi sulit dijalankan, mengapa? Sifat istiqomah manusia yang mengalami pasang surut. Kalau saya mengatakan kepada anda, lakukan ini dan itu sesuai dengan perintah Allah dan rasulNya. Kawan, kalau hanya sekedar mengucapkan tentu saja hal ini sangat mudah. Semua orang bisa memberi nasehat tetapi giliran menjalankannya belum tentu. Kalau sekedar mengucapkan pasti mudah, tetapi giliran menjalankannya belum tentu semudah itu.

Kalau saya ditanya, apa hukum shalat? Saya dan anda semua sudah tahu persis, yaitu wajib. Shalat tidak boleh ditinggalkan sama sekali selama hayat dikandung badan. Ini artinya dalam kondisi apapun dan dimanapun kita wajib menunaikan shalat. Apakah dalam prakteknya semudah ucapan? Tidak semudah itu kawan. Dengan alasan sibuk pekerjaan, anda menudah waktu shalat sampai beberapa menit. Pada waktu yang lain terulang lagi karena ada tamu, pekerjaan harus kelar secepatnya, ditunggu clien dan seterusnya. Mulanya anda hanya menunda beberapa menit lama kelamaan terlambat satu jam atau lebih, bahkan mendekati berakhirnya waktu shalat.

Kawan, seperti itulah pada umumnya sifat manusia. Keteguhan hati manusia mudah berubah, hati manusia mudah tergoda. Sebagian manusia tidak konsisten dengan janjinya. Bagaimana supaya bisa menjaga istiqomah? Inilah tispnya.

Tips istiqomah:

  1. Segera lakukan niat baik anda dan jangan menudah-nunda pekerjaan yang sudah waktunya. Contohnya, kalau waktu shalat sudah masuk segerahlah tunaikan. Jangan sampai di hati anda terbersit ucapan “Waktunya masih panjang”. Ini berbahaya, mengapa? Dengan memposisikan pendapat bahwa waktu masih panjang, berarti anda akan menunda sampai waktunya menjadi pendek. Pada saat itulah ada virus di dalam hati anda untuk mengabaikan perintah Allah, atau bahkan anda tidak membutuhkan shalat. Banyak orang yang menunda shalatnya kesibukan pekerjaan atau dikejar dead line, yang berakhir dengan lupa dan terabaikan.
  2. Buatlah jadwal kegiatan anda setiap hari. Kalau tidak sempat membuat jadwal, lakukan pekerjaan dengan mendasarkan pada waktu. Misalnya jam sekian akan melakukan ini kemudian mengerjakan pekerjaan yang lain. Jangan biarkan waktu berlalu tanpa rencana sama sekali. Waktu anda sangat berharga.
  3. Kalau anda benar-benar free pada suatu waktu, berkunjunglah ke tempat-tempat yang baik dan bermanfaat, misalnya mengunjungi teman, saudara, toko buka. Dan forum kajian ilmu Dengan berziarah anda akan mendapatkan ilmu dan nasehat. Inilah yang akan menambah kualitas taqwa.
  4. lakukan ibadah sunnah sebagai upaya memperkokok keimanan kita misalnya sholat tahajjud, shalat rowatif, puasa sunnah dan amalan sunnah-sunnah lainnya.

Selamat mencoba.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: