SEANDAINYA BAGINDA NABI SAW MASIH HIDUP

Oleh : Jaiman

Suatu hari saya berandai-andai. “Seandainya Baginda Nabi Muhammad Saw masih hidup dan saya bisa bertemu dengan Beliau. Alangkah senangnya hidup ini”. Mohon maaf, mungkin pengandaian saya berlebih, tetapi ini toh hanya andai-andai saja, jadi gak perlu dipermasalahkan.

Mengapa saya berandai-andai seperti ini? Karena saya ingin mengenal Beliau. Saya ingin mengungkapkan cinta dan kerinduan saya kepada kekasih Allah Swt. Betapa agungnya Beliau yang dipilih Allah Swt. Oleh sebab itulah saya sering berandai-andai bertemu dengan Nabi Saw. Saya ingin ketemu dengan Baginda Nabi lalu mengenalkan diri saya, saya ungkapkan rasa cinta dan kerinduan. “Baginda, ini saya. Nama saya si fulan. Saya ingin dekat dengan Baginda Nabi dan ikut dengan Baginda Nabi”

Jujur, ada maksud tersembunyi dibalik keinginan saya untuk mengenal Baginda Nabi. Saya ingin kenal dengan manusia terbaik di jagad raya. Saya ingin Baginda Nabi Saw tahu bahwa saya rindu dengan Beliau, saya ingin Baginda Nabi mengetahui isi hati saya dan memilih saya sebagai teman. Apa utungnya kenal dengan Baginda? Baginda Nabi Saw adalah manusia baik dan kaya raya. Siapa yang tidak ingin berteman dengan orang baik dan kaya. Beliau dikaruian hak prerogratif syafaat oleh Allah. Nah, saya ingin dekat dengan Beliau saw karena mengharap syafaatnya. Seyogyanya Baginda tidak lupa, mohonlah hadiah syafaat kepada saya dan keluarga saya.

Ya Nabi, Ya Rasul aku rindu, kami semua rindu denganmu. Inilah kami umatmu yang merindukan pertemuan denganmu. Terimalah rasa rindu kami.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: