GEORGE ADIJTONDRO VS RAMADHAN POHAN: SAMA-SAMA NAIF

Oleh :  Jaiman Paiton

Lihat tuh ulah intelektual di negeri ini. Makin naif saja. Masak katanya intelektual kok main pukul ala preman. Apakah begitu cara orang berpendidikan dalam mencari solusi? Ah,.. jauh, sangat jauh sekali dari perilaku intelektual sejati. Kasus ini terjadi pada George Junus Aditjondro yang memukul Ramadhan Pohan dalam acara peluncuran buku di Jakarta 30 Desember 2009. apapun alasannya, Aditjondro terbawa emosi dan melakukan kekerasan. Dia melanggar hukum dan faktanya ada ancaman hukum untuk setiap tindak kekerasan.

Bagaimana mungkin seorang intelektual kawakan sekelas doktor bisa melakukan perbuatan preman? Mungkin Aditjondro terbakar emosi karena ucapan keras dari lawan. Atau mungkin Aditjondro tidak dapat mempertahankan argumen dan memilih jalan kekerasan fisik. Entahlah yang jelas George Aditjondro terbawa emosi. Sangat disayangkan.
Apa sejatinya yang terjadi? Mungkin dia terpancing emosi yang telah dirancang Ramadhan Pohan. Bukankan dua hari lalu di TVOne terjadi sialog antara George dan Pohan seputar kontraversi buku tersebut. Memang dalam debatnya keduanya salin serang dan terlihat keduanya saling terbawa emosi. Kejadian ini berlanjut dan berakhir dengan laporan di kepolisian karena pemukulan oleh George. Dua orang intelektual yang naif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: