UJIAN DARI ALLAH PERTANDA DIA MAHA PENYAYANG

Oleh : Jaiman Paiton

Ujian adalah tahap yang umum dijalani oleh seorang murid yang akan naik kelas. Kalau lulus, dia berhap naik kelas dan kalau gagal maka dia harus bersabar untuk mengulangi lagi pada kesempatan yang lain.

Ujian juga berlaku bagi umat manusia secara umum dalam kehudipan. Ada kalanya seseorang mendapat ujian yang sangat berat. Saking beratnya ada yang gagal di tengah jalan. Ada juga yang berhasil, kemudian kualitas hidupnya meningkat.

Bentuk ujian bermacam-macam. Ada ujian berupa kemiskinan, kelaparan, penyakit, kematian, kerusakan harta benda dan seterusnya. Seorang pejabat negara diuji dengan godaan suap, perempuan dan kesombongan. Ada yang lulus ada pula yang gagal, mengapa mereka lulus dan mengapa ada yang gagal?

Mari kita pahami bahwa Allah adalah Tuhan semesta alam yang maha pengasih dan penyayang. Allah mengasihi semua makhlukNya tanpa membedakan siapa yang bersyukur atau kufur. Sekali lagi bahwa Allah benar-benar Maha Pemurah yang tidak ada tandingannya di alam semesta. Mau tahu bagaimana kasihnya Allah terhadap MakhlukNya? Coba anda pikirkan secara akal, bagaimana Tuhan menciptakan manusia sebagai ciptaan yang paling bagus, kemudian ditempatkan di Bumi dengan segala fasilitas dan potensi yang ada. Lalu Allah mengoptimalkan semua ciptaanNya hingga manusia mendapatkan semua fasilitas dan kemudahan. Bukankah yang seperti ini adalah kemurahan yang benar-benar nyata?

Allah Maha Penyayang. Sifat sayangNya dibagikan pula kepada segenap umat manusia sehingga diantara mereka tumbuh sifat kasih sayang. Kasih sayang inilah yang bisa meredakan permusuhan di antara manusia yang mudah tergoda rayuan syetan.

UJIAN PERTANDA ALLAH SAYANG UMATNYA

Kalau kita mencintai seseorang pasti menginginkan yang baik dan terbaik untuk orang tersebut. Misalnya kita sayang dengan istri dan anak-anak. Ita bekerja dengan sebaik-baiknya kemudian hasilnya kita dedikasikan buat mereka. Kita juga sangat senang apabila kualitas hidup orang yang kita sayangi meningkat, lebih arif, lebih sabar, lebih pintar, lebih baik dari hari ke hari. Untuk meningkatkan derajat dan kualitas hidup inilah, kita diberi ujian oleh Tuhan. Sekali lagi bahwa ujian bukan karena keraguan Sang Khaliq dengan kualitas iman dan taqwa, justru ujian yang diberikan oleh Allah semata-mata karena Dia memberikan kesempatan umatnya naik peringkat iman dan taqwa.

Mengapa harus dengan ujian? Ujian adalah tahapan yang umum. Artinya ujian adalah proses yang lazim dilakukan sebelum seseorang mendapatkan predikat lebih baik. Ujian menjadi tahap yang lajim dilakukan dalam kenaikan peringkat.

Bilamana Allah memberikan status lebih tinggi tanpa proses ujian? Allah Maha Pengasih dan Penyayang, Allah Maha Mengetahui. Makna yang dapat kita petik dari filosofinya adalah, bahwa Allah mengetahui persis bahwa seseorang sudah waktunya naik kelas atau belum, apakah seseorang sudah waktunya mendapat ujian atau belum. Yang paling penting, Allah mengetahui persis bahwa seseorang mampu atau tidak. Oleh karena Allah mengetahui anda sanggup menerima ujian, maka ujian tersebut dilimpahkan kepada anda. Apakah ada perkecualian? Sesungguhnya tidak ada perkecualian dalam ujian? Jangankan kita yang manusia, Nabi dan Rasulpun menerima ujian. Nabi Adam, Nuh, Musa, Isa dan Nabiyullah Muhammad SAW. Semakin berat ujian seseorang semakin hebat manfaat yang didapatkan. Sama dengan ujian pada saat kita menduduki nbangku sekolah. Ujian SD berat sekali, tetapi ujian SMP lebih berat lagi. Ujian tingkat SMA makin berat dan seterusnys. Bagaimana dengan anda?

Satu Tanggapan

  1. great yaa akhy,
    barakallahu alayka🙂
    May Allah be with us as always

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: