CINTA ABADI…?, GAK MUNGKIN LA YAA…

Oleh : Jaiman Paiton

ijen WP

Cinta ada batasnya. Cinta ada bosannya. Cinta ada selingkuhnya. Secinta-cintanya anda pada istri pasti pernah terlintas keinginan bercinta dengan perempuan lain, apalagi kalau perempuan itu orang baik dan cantik. Gimana,… sepakat?

Mengapa ada keinginan bercinta dengan yang lain? Ah, manusiawi saja, karena kita memiliki nafus yang seringkali meronta-ronta dalam kungkungan akal yang tidak selalu fit. Ada kalanya kita berada dalam kondisi frustasi dan stess, sehingga ingin melepaskan beban itu dengan akitivitas penuh nafsu. Sasarannya adalah seksual dan musik.

Mungkin kalau lingkungan kita sangat madani, semua orang jujur dan toleran. Keluarga kita dan keluarga lain menjadi bangunan civil society yang kokoh, tetapi kenyataannya, kita berada dalam dunia yang penuh gejolak. Dengan demikian, maka diri kita kadang terhanyut oleh kuatnya arus peradaban dunia primitif.

Bagaimana cinta yang ideal. Terus terang, saya kurang suka menggunakan cinta sejati, apalagi cinta abadi. Jujur, cinta manusia tidak pernah abadi, cinta manusia ada batasnya. Bagaimana mungkin kita anggap cinta kita kepada manusia yang lain menjadi abadi, padahal keabadian hanya milik Tuhan. Cinta Tuhanlah yang abadi. Rahmah dan Rahim Tuhan yang abadi kepada ciptaannya, yaitu alam semesta dan isinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: