NIAT DAN PRASANGKA BAIK

Oleh : Jaiman Paiton

Jujur, kita sering kali meniatkan amalan karena selain Allah Swt. Di dalam hati kita ada keinginan bahwa orang lain memberikan pujian atau minimum sekedar perhatian kepada kita. Pada saat kita memberikan sumbangan bencana gempa, menolong tetangga, mengantar korban kecelakaan ke rumah sakit dan lain sebagainya. Di dalam hati kita ada letupan-letupan sporadis ingin mendapat balasan dari orang lain.

Sesungguhnya ini manusiawi. Semua orang ingin mendapat perhatian dan menerima balasan dari amal. Yang tidak wajar adalah ketika balasan yang kita harapkan adalah bukan hak anda. Tidak layak kita menerima balasan apapun karena itulah yang seharusnya anda lakukan. Misalnya kita mengantarkan korban kecelakaan ke rumah sakit, kemudian di dalam hati kita ada keinginan dipuji karena telah berbuat derma.

Mungkin anda tidak ingin mendapatkan imbalan apapun berupa materi, tetapi di dalam hati anda ada keinginan orang lain mengucapkan terima kasih. “Saya adalah pahlawan yang menyelematkan nyawa orang lain. Jadi saya pantas menerima pujian”. Membanggakan diri adalah awal dari rusaknya niat yang menghapus nilai pahala dihadapan Tuhan.

Bukankah ucapan terima kasih adalah balasan yang paling mudah dan bisa dilakukan semua orang? Benar, wajarlah kalau sesama manusia saling menolong dan berterima kasih. Bagaimana kalau orang lain tidak mengucapkannya? Berprasangkalah yang baik. Mungkin mereka yang anda tolong tidak mengucapkan secara verbal di gendang telinga anda, tetapi mereka berdoa, supaya anda mendapatkan balasan yang hebat dari Tuhan. Ini tentunya sesuatu yang luar biasa. Kalau setiap orang yang anda tolong berdoa, dan doa-doa ini didengarkan oleh Tuhan, betapa beruntungnya anda. Jadi tidak perlu berkecil hati karena orang lain tidak mengucapkan terima kasih. Sederhana saja, berprasangkalah yang baik, anggaplah pertolongan anda adalah doa-doa yang dipanjatkan oleh orang lain untuk anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: