PRITA SIMBUL CUSTOMER YANG TERTINDAS

Oleh : Jaiman Paiton

Prita Mulyasari adalah fenomena arogansi yang kontra produktif. RS OMNI International adalah simbul kesombongan lenbaga yang merasa hebat karena menyandang embel-embel international.

Kalau anda membaca surat electronic yang ditulis Prita, isinya sama dengan yang sering kita baca di koran, facebook, atau TV. Keluhan Prita sebagai konsumen juga pernah anda rasakan. Ada lembaga yang welcome dengan keluhan dan kritik yang diterima. Bahkan beberapa perusahaan berstandar international berterima kasih dengan saran customer karena saran ini sama dengan konsultan gratis. Konsumen yang menulis kritik telah berjasa memberikan masukan, padahal kalau mereka menyewa konsultan pasti biayanya mahal.

Nah, yang terjadi dengan RS OMNI International justru sebaliknya. Kritikan membuat managemen berbuat pandir. Mengapa mereka tidak melakukan instropeksi ke dalam? Intinya RS OMNI tersinggung berlebihan dan tidak pantas dilakukan oleh lembaga yang menamakan diri standar international. Justru yang dilakukan oleh lembaga berkelas adalah berterima kasih sekaligus minta maaf kepada Prita kemudian instropeksi diri lalu improvement. Itu yang seharusnya dilakukan oleh perusahaan bervisi ke depn.

Kalau seperti ini siapa yang bodoh? Yang pasti RS OMNI melakukan kesalahan mendasar yang tidak seharusnya dilakukan pada era customer sangat penting. Saya yakin, reputasi OMNI yang berlebel internasional bakal rusak. OMNI adalah simbul tirani dan penindasan, OMNI tidak profesional.

Ke depan, OMNI harus lebih profesional. OMNI tidak perlu alergi dengan kritik. OMNI berterima kasih dengan kritik dan saran. Kalau tidak, OMNI bakal amburuk digulung oleh keponggahannya sendii.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: