CADDY CANTIK ITU BERNAMA RANI JULIANI

Oleh : Jaiman Paiton

rani2

Persepsi saya bergeser terus menerus setelah mengamati perkembangan terbaru kasus pembunuhan direktur PT. Putra Rajawali Banjaran (PRB), Nasrudin Zulkarnaen. Nasrudin meninggal setelah ditembak di dalam mobilnya dalam perjalanan pulang dari golf di Modern Land Golf. Dua buah peluru bersarang di kepalanya setelah ditembah oleh orang tak dikenal di dalam mobil BMW.

Beritanya memang simpang siur. Yang pasti ada 10 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk seorang diantaranya adalah ketua KPK Antasari Azhar. Bahkan Antasari menjadi tersangka utama dan sebagai aktor intelektual pembunuhan ini. Motif pembunuhan juga berkembang seperti bola liar. Salah satu motif paling kuat adalah dendam pribadi karena asmara segitiga antara Antasari Azhar, Nasrudin dan Rani Juliani. Rani adalah mantan caddy Modern Land yang cantik dan menjadi idola para penggemar Modern Land. Konon antara Antasari dan Nasrudin adalah kawan lama yang sering main bersama di Modern land. Perseteruan bermula ketika Nasrudin melaporlan adanya dugaan korupsi di perusahaan induk PRB, yaitu PT. Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Ada apa dengan Rani sehingga timbul asmara segitiga?

Konon Rani adalah istri siri Nasrudin yang diperkanalkan kepada Antasasi pada waktu main golf. Ternyata sejak perkenalannnya dengan Rani, Antasari langsung terkiwir-kiwir dan hatinya luluh. Apakah Rani memang cantik luar biasa? Kalau anda lihat fotonya di situs, www.rani-juliani.blogspot.com. Bisa dilihat penampilannya cukup modis walaupun wajahnya biasa saja. Tapi bukan masalah karena wajah dan bodi tidak absolut menjadi ukuran cantik dan tidak cantik. Ada faktor dominan yang menyebabkan seorang perempuan sangat bohai dihadapan seorang laki-laki.

Pertama, pandangan matanya. Lihatah foto si Rani. Matanya belok, besar dan tajam. Entah apa yang dirasakan oleh Antarasi pada saat manatap mata indah Rani. Hal seperti ini normal saja, apalagi laki-laki profesional yang punya banyak uang, tanaga masih fit, dan banyak keinginan.

Kedua adalah, sopan santun dan ucapan. Secantik apapun paras seorang perempuan kalau ucapannya kasar dan menyakitkan pasti dijauhi orang lain, termasuk lawan jenisnya. Bisa jadi Rani bukan wanita tercantik di tempat kerjanya tetapi pribadinya yang sopan dan pembicaraannya yang renyah menyebabkan Nasrudin dan Antasasi berlutut.

Ketiga, kesempurnaan dan penampilan fisik. Inilah fisik sejati yang menjadi media penyebar aura nikmat, indah dan gairah. Laki-laki pertama-tama tertarik pada aura fisik. Kalau sekiranya paduan fisik dan attitute lainnya mendukung pasti memberikan kesempurnaan penampilannya. Itulah yang dimiliki Rani Juliani.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Kasihan Antasari, tapi kasus ini kayaknya juga menutupi kekisruhan pemilu ya
    kujungi juga Newbie dari Komunitas Blogger Banyuwangi 57net.co.cc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: