POLITISI HATINYA MATI, JANGAN DIPILIH

Oleh : Jaiman Paiton

bcl8

Apa yang dilakukan oleh politisi dengan mengunjungi petinggi partai lain adalah perbuatan pandIr. Mereka lupa dan mengabaikan factor kunci yang menjadi penentu apakah mereka bisa menduduki jabatan presiden atau tidak. Siapa yang dilupakan? Dialah rakyat, rakyat yang menjadi penentu, apakah mereka mendapatkan tempat dihatinya atau tidak.

Rakyat Indonesia sudah cerdas. Rakyat Indonesia tahu persis apa yang sebaiknya dilakukan. Rakyat tidak mungkin dikibuli. Lihat saja bagaimana Prabowo, Megawati, Jusuf Kalla, Wiranto, Sultan Hamangkubuwono, Sutrisno Bachir, Suryadharma Ali, Tifatul, Hadi Utomo. Konon dalam perteman itu mereka membicarakan koalisi, menyamakan platform dan visi partai. Setelah ketemuan mereka melakukan konferensi pers sambil mengatakan “Platform kami sama, visi kami sama”.

Naudzubillah, sebagai rakyat saya merasa prihatin. Sedemikian mudahnya ucapan bohong mereka ucapkan dihadapan rakyat Indonesia. Entahlah, apakah ini adalah perbuatan munafik atau bukan, tapi jelas mereka sedang melakukan move politil untuk kelompok sendiri, untuk kepentingan pribadi.

Apakah rakyat membeikan apresiasi kepada para petinggi yang rakus ini? Saya yakin rakyat akan menentukan yang terbaik. Mereka yang melakukan deal-deal politik adalah pecundang. Lihat saja mereka sangat glamour, mobil mewah, rumah besar, uang banyak sementara rakyat kesusahan membeli sembako, dimana hati nurani mereka? Mati, hati nurani mereka mati. Jadi jangan memilih pilitisi yang hatinya mati, otaknya bebal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: