TERIMA UANGNYA, NYONTRENGNYA TERSERAH ANDA

Oleh : Jaiman Paiton

cantik-sd2

Bagaimana kalau ada caleg yang memberi uang kepada anda? “Silahkan ambil uangnya, nyontrengnya terserah anda’. Begitulah yang dikatakan teman saya pada saat diskusi ringan di meja kantin. “Terserah saya dong, kan yang punya hak saya, yang jadi tuan kan saya, saya yang menentukan”. Ya anda benar, hari ini rakyat menjadi tuan dan berhak mengatur keinginannya sendiri.

Seorang teman kantor kemarin ngomong “Mas piye, dah dapat blom? Nih aku dah dapat lima puluh ribuan. Kalau masih ada yang nambah, pasti nggak bakal nolak”.

“Wah lumayan dong buat beli bensin seminggu”. Celetuk seorang teman lain.

Kali ini anda tidak boleh dikibuli lagi oleh Caleg. Saatnya kita yang kasih pelajaran. Biarlan mereka menghamburkan uang sampai habis bis.. bis.. pilihan tetap sesuai dengan hati nurani. Kalau misalnya sekarang kita bisa dibikuli, maka pada saatnya nanti menjabat, mereka akan merampok rakyat, bermain culas model srigala tengik.

Buatlah Celeg menjadi bodoh, sebodoh bodohnya seperti keledai. Rakyat menjadi raja belantara. Rakyat bisa memangsa si Caleg seperti keledai dungu. Kalau kita lengah akibatnya fatal. Caleg lolos jebakan, menjadi anggota dewan selanjutnya berbuat curang dan bengis. Inilah teori belantara.

Seorang teman tiba-tiba angkat bicara, “Kawan… nggak perlu emosional. Pemilu ini memang proses yang normal. Antara rakyat dan caleg tidak perlu dibatasi dikotomi, apalagi ada curiga. Perasaan curiga dan dendam bikin hati gak tenang. Jadi diikuti aja proses ini dengan nurani yang ikhlas. Nyontrengnya dengan pikiran jernih, gimana ok?”

Setelah saya pikir-pikir, kawan saya ini benar dan bisa direnungkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: