Wahai Caleg… Jangan Munafik

Oleh : Jaiman Paiton

artis2

Bagi anda para caleg parpol sebaiknya membaca hadist Nabi Muhammad SAW ini.

Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Tandanya orang munafik itu ada tiga,yaitu: jikalau ia berbicara berdusta, jikalau ia

berjanji menyalahi dan jikalau ia dipercaya berkhianat.” (Muttafaq ‘alaih)”

Para caleg biasanya berjanji, pilihlah saya. Kalau saya menang, saya berjanji akan membangun daerah ini, sembako murah, pendidikan gratis, kesehatan gratis, pupuk murah, lapangan pekerjaan sekian juta dan seterusnya.

Saya secara pribadi ngeri dengan janji-janji seperti ini, mengapa? Sesungguhnya dalam sejarah kenabian, Rasulullah Muhammad SAW pernah ditegur Allah SWT karena memberikan janji kepada kaum Quraisy. Suatu hari Nabi SAW kedatangan kaum Quraisy untuk menanyakan perihal ruh, Kisah Ashabul Kahfi dan Zulkarnain yang sangat terkenal pada masa itu. “Wahai Kaum Quraisy, datanglah kembali besok hari, karena aku akan menjawab pertanyaan kalian pada saat itu”. Dengan tegas Allah SWT berfirman dalam Qur’an Surat Al Kahfi:

Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: “Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, kecuali (dengan menyebut): “Insya Allah”. Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: “Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini (QS Al Kahfi,18: 23-24).

Pada saat itu Baliau SWT yakin bahwa esok hari wakyu akan datang sehubungan dengan pertanyaan kaum Quraisy. Dengan keyakinan penuh seperti itulah maka Nabi SAW berkata bahwa esok hari pertayaan mereka terjawab. Mengapa Nabi diingatkan Allah seperti itu?, tentu ada maksudnya, terutama untuk umatnya. Kalau berkata jangan lupa mengatakan “kalau Tuhan berkehendak”. Ijin Allah sangat mutlak. Betapa banyak anggota legislatif yang makan gaji buta, rapat tidur, reses melancong, paripurna absen, pengasahan UU minta suap, pulsa telpon minta gratis, laptop minta jatah dan seterusnya.

Yang patut digaris bawahi adalah, kehendak Tuhan di atas segalanya. Segala sesuatu bisa direncanakan oleh manusia. Manusia bisa mengatakan kalau begini pasti begitu, kalau saya melakukan ini hasilnya pasti itu dan seterusnya. Sama dengan yang dikatakan para caleg. “Kalau saya menang akan membangun ini dan itu, kalau saya menang saya akan menggratiskan ini dan itu”. Apa kuasa mereka? Bukankan mereka hanya seorang manusia yang tidak kuasa atas apapun. Kalau ada bencana banjir, gempa bumi, badai lalu mau apa?

Lalu apa yang harus dilakukan oleh caleg? Sebuah berita BBC memberitakan bahwa pada Pemilu legislatif tahun 2009 dimeriahkan oleh kontestan sebanyak 11.000 caleg. Tentu saja ini adalah proses rekrutmen terbesar yang melibatkan lebih dari 220 juta penduduk Indonesia. Kompetissi sangat ketat, kemungkinannya adalah “ya” atau “tidak sama sekali”, now or vever. Jadi kalau anda tidak terpilih tentu sangat wajar karena calegnya sangat banyak

Menjadi caleg biayanya besar, kalau tidak jadi bisa gulung tikar lho. Itulah sebabnya mengapa saya masih memilik profesional daripada jalur legislatif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: