Rupiah Tidak Berketuhanan

Oleh : Jaiman Paiton

676286twilight-reflections-bandon-beach

Mau tahu mengapa perekonomian kita makin terpuruk dan tidak direstui Tuhan? Inilah jawabannnya. Sederhana saja, coba lihat uang kita. Kita tidak fair memperlakukan Tuhan yang Maha Kuasa. Tuhan yang memiliki Maha Kuasa invisible hand tidak mendapat tempat tempat yang layak di negeri yang konon religius. Mau tahu buktinya? Lihat saja mata uang kartal yang tiap hari kita pegang. Tulisannya kecil, “Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa”. Bagi anda yang kurang perhatian, pasti tidak pernah membacanya.

Ini berbeda dengan mata uang dolar US yang mencantumkan Tuhan sedemikian tinggi, walaupun kita sering mencibir negara itu sebagai sarang maksiat, negara sekuler, biang teroris dan seterusnya. Mari kita baca apa yang ditulis di mata uang USD “IN GOD WE TRUST”. Tulisannnya besar dan mudah sekali dibaca. Bahkan kalau direnungkan lebih mendalam, seolah siapapun yang menggunakan dolar US adalah manusia religius yang berketuhanan. Jadi kalau begitu orang-orang Amrik religius sekali dong…

Ada fenomene unik yang mungkin kurang kita perhatikan selama ini. Entah apa sebabnya, apakah kita kurang kadar ketuhanannya sehingga untuk urusan yang sebesar ini tidak ingat kepada Tuhan.

Saya masih ingat sekali waktu belajar di SD, bahwa bangsa Indonesia memiliki budaya yang tinggi dan mulia dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain di dunia (baca ;Barat). Dalam ceramah dan pidato kenegaraan pemimpin nasional juga mengucapkan kata-kata sakti itu. “Kita harus berhati-hati dengan infiltrasi budaya barat, karena budaya barat tidak sesuai dengan budaya bangsa yang religius dan berketuhanan.

Sangat menggelikan, ternyata semua ini terkuak dan menjadi anomali yang mencoreng muka kita sendiri. Setelah informasi dibuka lebar, tenyata kita dibohongi. Apa yang dikatakan budaya Barat buruk dan tidak sesuai dengan kebudayaan nasional bulsit besar. Ternyata kita sendiri yang lebih hina, kita menjadi negara teroris, korupsi, curang, menipu dan melupakan Tuhan.

Mau tahu buktinya, coba bandingkan antara uang kertas yang dikeluarkan Bank Indonesia dan mata uang dollar yang diterbitkan the fed. Di semua pecahan dolar ada tulisan besar di tengah-tengahnya berbunyi “IN GOD WE TRUST”. Saya tertegun, mengapa? Apa yang kita propagandakan bahwa Amerika adalah negara sekuler, sarang maksiat, iblis dan seterusnya ternyata sangat religius. Sementara mata uang rupiah yang diterbitkan Bank Indonesia unsur Tuhan ditulis kecil. Saya tidak yakin orang-orang yang memegang rupiah membacanya.

Kalau demikian kernyataannya, siapa yang lebih berketuhanan?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: