Horeee… Pemilu Libur Panjang

Oleh : Jaiman Paiton

alicia331280x9601

Menjelang Pemilu Legislatif 9 April 2009, media massa telah memberitakan kemungkinan yang akan terjadi lengkap dengan prediksi hasil yang telah dilakukan oleh lembaga survey independent. Beberapa partai politik (Parpol) yang melakukan manuver juga tidak pernah lepas dari headline setiap saat. Persaingan Pemilu kali ini agaknya sangat seru, tidak terkecuali dengan banyaknya Parpol yang menjadi kontestan. Bayangkan ada 38 Parpol terdaftar mengisi lembar pemilihan.

Pertama kali melihat contoh lembaran Pemilu saya sempat kaget. Dengan lebar melebihi halaman koran, akan menjadi kesulitan berarti bagi pemilih untuk mengamati dengan seksama Parpol dan Caleg mana yang akan dipilih. Apalagi nama-nama caleg yang ukurannya kecil plus jumlahnya ratusan, wow benar-benar menjadi kesulitan paling besar bagi pemilih.

Sejumlah kemungkinan pendapat masyarakat yang berkembang.

Pendapat 1 “Saya tidak akan milih, alias Golput karena tidak ada calon yang saya kenal dengan baik. Saya juga tidak yakin dengan integritas calon-calon yang ada”

Pendapat 2 “Saya akan berpartisipasi dalam Pemilu kali ini sebagai wujud tanggung jawab terhadap perbaikan dan pembangunan bangsa dan negara”

Pendapat 3 “Memang saya tidak kenal persis dengan nama-nama Calegnya, tetapi saya biasa milih Parpolnya. Jadi saya tetap akan ikut nyoblos”

Pendapat 4 “ Saya berpartisipasi aktif dalam Pemilu legislatif karena saya menjadi simpatisan. Saya juga memberikan sumbangan kepada Parpol yang saya sukai”.

Diantara beberapa contoh pendapat di atas mungkin anda cocok dengan salah satu pendapat? He he he, sependapat dengan pendapat pertama alias Golput. Tersu terang saya tidak yakin dengan integritas para Caleg yang terpampang di tepi jalan. Dari puluhan wajah yang terpampang di jalan dan perempatan jalan sekitar rumah, saya tidak kenal mereka. ada satu atau dua wajah yang saya kenal karena dia adalah pentolan Parpol tingkat nasional, tetapi saya tidak yakin dengan integritasnya. Saya sering melihat dia muncul di TV memimpin dialog dan debat caleg, tetapi saya tidak percaya dengan yang diucapkannya.

Seorang teman malah sudah jauh hari mengatakan akan berlibur luar kota pada saat Pemilu April mendatang. “Pemilu kali ini kesempatan baik untuk berlibur. Bayangkan saja Pemilu dilakukan pada hari Kamis, kemudian Jum’at hari libur nasional, Sabtu dan Minggu libur kerja. Wah pas banget nih. Jarang-jarang ada libur empat hari nyambung, ok benar nih”

2 Tanggapan

  1. pemilu cuma kepentingan elit politik

  2. assalamu alaikum wr. wb.

    Permisi, saya mau numpang posting (^_^)

    http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/menggugat-demokrasi-daftar-isi/
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/03/17/demokrasi-bukan-jalan-perubahan-hakiki/

    Sudah saatnya kita ganti sistem,
    untuk masa depan umat yang lebih baik!
    semoga link di atas bisa menjadi salah satu rujukan…

    Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.
    Mohon maaf kalau ada perkataan yang kurang berkenan. (-_-)

    wassalamu alaikum wr. wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: