Dilarang Berciuman (No Kissing)

Oleh : Jaiman Paiton

dilarang-berciuman

“Ha…ha…ha”, begitulah komen teman saya waktu membaca berita ini. “Pengelola stasiun KA Bank Quay, Warrington-Inggris 16 Februari 2009 mengeluarkan rambu larangan berciuman di depan stasiun tersebut”. Apa alasannya? Apakah di Inggris ada gerakan moral berciuman di depan umum adalah perbuatan tabu? Usul punya usut ternyata, ciuman di depan stasiun tersebut menyebabkan kemacetan pada jalan ekses masuk? O, ala ternyata larangan ini sama dengan ranbu lalu lintas pada umumnya, dilarang berhenti atau dilarang parkir.

Gila ya, ternyata orang Inggris doyan banget sama ‘rujak cingur’, itu tu makanan asli Arek Surabaya, ha ha ha. Eh, jangan sinis, memang ada yang salah dengan ciuman? Kalau ciuman antara suami istri, kan gak ada larangan. Tentu saja kalau di negeri Ratu Elizabeth lebih dari itu, di sana muda mudi yang dimabuk cinta melakukannya dengan bebas karena nilai-nilai di sana beda dengan negeri kita. Anyway, just for smiling.

Unik sekali ya, tetapi itulah yang menarik untuk dijadikan wacana. Apa yang dilakukan managemen Stasiun KA Bank Quay murni tujuan bisnis. Konon orang Inggris kalau beradegan peluk cium durasinya bisa cukup lama, sehingga menggangu kendaraan yang ada dibelakangnya. Nah, kalau mau berlama-lama silakan dilakukan di tempat parkir saja, sampai stasiun tutup juga boleh.

Seyogyanya apapun yang kita lakukan tidak menimbulkan gangguan atau ketidaknyamanan bagi orang lain. Perbuatan baik kalau dilakukan bukan pada tempatnya juga menggangu kepentingan umum. Contoh ekstrim, misalnya sekelompok ormas yang melakukan pengajian, tetapi dilaksanakan di jalan raya, apa yang terjadi? Pasti akan timbul kemacetan di jalan tersebut. Nah di sinilah yang menjadi dasar, bahwa norma dan nilai-nilai yang kita anut dengan saudara kita di negara lain sejatinya sama, yaitu apapun perbuatan kita jangan sampai menimbulkan gangguan terhadap orang lain, baik umum maupun individu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: