Terima kasih

oleh : Jaiman

ashley121920x1440

Coba anda menggunakan bus kota atau bemo yang ada di kota anda, apakah anda melihat mereka menyucapkan terima kasih? Masih kurang yakin, silahkan anda memarkir kendaraan di mal dan pasar tradisional, pada saat membayar karcis parkir, apakah anda menerima ucapan terima kasih?. Kalau masih kurang yakin juga, silahkan anda membeli teh botol atau soft drink yang dijual di tepi jalan, apakah ada ucapan terima kasih setelah anda bayar? Satu lagi bukti, silahkan anda masuk ke terminal bus “Bungurasih”. Pada saat anda menyerahkan karcis peron, apakah ada ucapan terima kasih?

Semua kejadian di atas pernah saya alami dan saya tidak melihat orang-orang mengucapkan terima kasih. Saya yang melakukannya seperti orang aneh yang melakukan sesuatu di luar kebiasaan. Ok tidak masalah saya akan melakukannya sambil berharap bahwa apa yang aku lakukan akan menular kepada orang lain seperti virus yang mudah menyebar kepada setiap orang yang berada di dekatnya.

Saya hendak melakukan komen ringan dalam kejadian ini. Pertama betapa bangsa ini kurang bersyukur baik kepada sesama manusia dan Tuhannya. Kedua, ucapan terima kasih adalah religius, yaitu pertanda bahwa kita benar-benar memiliki kesejatian rasa syukur kepada siapapun yang meringankan dan memudahkan aktivitas kita. Ketiga, terima kasih adalah wujud sopan santun paling mendasar dari peradaban sebuah bangsa. Kalau kita berani mengatakan bahwa peradaban kita tinggi setara dengan bangsa-bangsa lain di dunia pasti paham bahwa berterima kasih adalah cara yang santun.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: