ANDA MEMBAHAGIAKAN ORANG LAIN

Oleh : Jaiman

bromo3

Saya terkesan dengan kisah yang ditulis oleh seorang presenter kondang negeri ini, dialah Andy F. Noya. Pada suatu hari dia pulang larut malam dari sebuah acara di televisi swasta tempat dia bekerja. Karena rasa lapar yang melilit perutnya, dia mampir di sebuah restoran cepat saji. Dia agak terkejut didapatinya para pelayan sedang bersih-bersih. “Maaf Pak, kami sudah tutup”. Karena teramat lapar dia berusaha membujuk pelayan agar bermurah hati menolongnya. “Tolong Mas, benar-benar saya sangat lapar. Mohon untuk kali ini saja”. Setelah beberapa kali merayu, akhirnya si pelayan mempersilahkan masuk dan dia terbebas dari rasa lapar malam ini.

Sebagai seorang presenter dan pengamat sosial ternama, dia tentu sangat peka dengan keadaan sekitar. Dilihatnya beberapa meja disekitarnya penuh dengan sampah kertas, tulang-tulang berserakan di atas meja dan lantai. Gelas bekas minuman, kertas bungkus saus dan plastik berserakan disana-sini. Di dalam hatinya berbisik “Pasti habis ada pesta.besar atau minimal ada rombongan dengan jumlah cukup banyak habis makan di tempat ini”. Okelah mereka sebagai pembeli telah membayar sesuai dengan harga dan makan sesuai dengan keinginannya, termasuk membuang atau membiarkan sampah berserakan apa adanya. Tetapi apakah demikian yang sepatutnya dilakukan oleh seorang pembeli?. Malam itu dia memutuskan membuang sampah sendiri dan meninggalkan meja dalam keadaan bersih.

Apa yang dapat kita petik dari pengalaman presenter kondang ini? Tentu saja ada, minimal kita menyadari bahwa sebagai sesama manusia tentu ada rasa ingin berbuat baik. Kita berbuat baik bukan karena tuntukan pekerjaan atau ingin mendapatkan pujian. Ada cukup banyak alasan mengapa kita perlu berbuat baik. Kita berbuat baik juga karena rasa sosial, bahwa menolong orang lain juga membuat diri sendiri berbahagia. Seorang sufi kondang, jalaluddin Rumi mengajarkan kepada kita tentang hahekat kebahagiaan. Kebahagiaan adalah kita membahagiakan orang lain. Jadi apa salahnya kalau kita membayar tiket bus untuk teman yang ada disebelah anda, atau membayar tiket tol untuk mobil di belakang anda, atau memberikan hadiah kepada tetangga tanpa ada pamrih. Sekarang coba lakukan satu saja dari saran saya di atas, akan kita dapati kesenangan yang muncul dari diri sendiri. Kalau anda mendapatkan ucapan terima kasih itu adalah upah dan angaplah dia telah membayar lunas segala kebaikan anda. Pun kalau dia tidak mengucapkannya, pasti di dalam hatinya mengucapkan terima kasih. Ayo dicoba ….

Satu Tanggapan

  1. pahala nya besar loh untuk anda yang bisa membahagiakan orang lain
    minimal membuat orang itu bisa tersenyum bahagia
    keep smile,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: