THR Untuk Lebaran

Oleh : jaiman

THR menjadi bagian penting bagi tenaga kerja, mengapa? Karena sebagian besar dari mereka akan memanfaatkan dana tersebut untuk kebutuhan lebaran. Para pekerja tidak memiliki dana lebih, sehingga bagi mereka THR adalah satu-satunya sumber dana yang akan digunakan untuk membeli kue, baju baru, sembako lebaran dan seterusnya.

Bagaimana seandainya THR tidak dibayar? Untuk mengantisipasi kemungkinan ini, pemerintah mengaturnya dalam Undang-Undang, sehingga payung hukumnya jelas. Sispapun yang melanggar akan mendapatkan sanksi. Pengusaha wajib membayar THR dengan besaran minimum 1 kali upah apabila masa kerja lebih dari setahun dan pro rata untuk masa kerja kurang dari setahun. Jadi, tidak ada alasan pengusaha mengingkarinya.

Kapan waktu yang paling tepat pengusaha membayar THR? Dalam pernyataannya, Menaker Trans, Erman suparno menyatakan pengusaha wajib membayar THR paling lambat 7 hari sebelum hari H. Bagi pekerja, waktu yang paling tepat untuk mereka adalah awal bulan puasa, mengapa? Situasi yang berkembang ternyata menuntut mereka harus belanja secepatnya karena mendekati lebaran, harga-harga melonjat drastis bahkan tidak masuk akal.

Apakah tradisi lebaran selalu ada THR? Inilah tradisi yang tumbuh dan berkembang baik di masyarakat. Yang jelas-jelas bermanfaat bagi kita semua adalah tradisi berkumpul keluarga. Banyak sekali keluarga di negeri ini yang hanya bisa berkumpul pada momen lebaran saja karena sehari-hari sibuk dan jauh dari sanak famili. Dengan momen lebaran mereka bisa berkumpul dan menyatukan kembali ikatan silaturahmi. Jadi budaya lebaran sangat relevan untuk mempererat hubungan kemasyarakatan.

Selamat lebaran, mohon maaf lahir batin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: