Koruptor = Orang Bebal

Coba lihat berita berikut ini (detik.com 16 Juli 2008);

Betapa rusaknya moral anggota DPR kita. Saya sebagai orang biasa merasa malu, bahkan teramat malu melihat perilaku anggota DPR yang selalu minta disebut sebagai anggota yang terhormat. Bayangkan, mereka masih ingin disebut terhormat, padahal mereka korupsi, mencuri, nge-seks (baca zina), curang dan suka bermain-main dengan fitnah sesama teman.

 

Bagaimana mungkin negara bisa baldatun toyibatun sebagamana yang pernah diucapkan dari mulut para anggota dewan amoral seperti ini?

Entah, kata-kata apa lagi yang bisa kita nasehatkan kepada para anggota dewan ter-hina, sangat hina ini.

 

Tuhan Maha Pengampun, tetapi kalau dosa bangsa ini demikian luas dan besar apakah masih Tuhan membukakan pintu taubatan nasuha? Mungkin Tuhan masih membukakan kecerahan selama hati-hati mereka lunak, tetapi hati mereka terlalu keras lebih keras dari batu hitam.

 

Saya takut mengatakan hal ini, tetapi saya juga khawatir, apakah Senayan sudah menjadi kerajaan setan, tempat di mana nenek moyangnya membuat komunitas dan dinasty? Sudah berapa lama Senayan menjadi tempat bersemaian para setan dan demit, dan sampai kapan?

 

Yenny Wahid: Korupsi Yusuf Faishal Dinikmati PKB Kubu Muhaimin

Jakarta – Yusuf Emir Faishal mengklaim ada sebagian dana alih fungsi hutan Tanjung Api-api yang disetor ke PKB. Sekjen DPP PKB Gus Dur, Yenny Wahid pun membantahnya.

Yenny bahkan menuding, dana yang diduga gratifikasi itu dinikmati oleh PKB kubu Muhaimin Iskandar. “Sebagaimana surat yang kami terima dari Yusuf Faishal (YF), dari list daftar penerima dana YF, menyetor ke Muhaimin hampir Rp 1 miliar,” katanya.

Hal itu dikatakan Yenny dalam rilis yang dikirimkan kepada detikcom, Rabu (16/7/2008).

Tak hanya itu, menurut Yenny, dana sebesar Rp 1 miliar lebih juga disetor ke Muamir Syam. “Dia itu orang dekat Muhaimin,” tandas putri kedua mantan Presiden Gus Dur itu.

Selain itu, kata Yenny, Ketua Fraksi Ida Fauzia dan Helmy Faisal juga mendapat sumbangan dari Yusuf Faishal. Mereka, lanjut Yenny, adalah anak buah Muhaimin.(ken/ken)

Satu Tanggapan

  1. Kadang saya berpikir jangan-jangan perilaku para wakil rakyat ini adalah benar-benar representasi “wajah dan perilaku” mayoritas masyarakat Indonesia ?
    Itulah sebabnya Tuhan terus menerus memberikan krisis ke bangsa “yang besar” ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: