Mengapa Bisnis Jujur?

Anda tidak perlu khawatir menjadi rugi dan bangkrut karena bisnis jujur, mengapa? Ada banyak alasan mengapa harus jujur, lagi pula adakah keuntungan dengan berbohong? Baiklah saya mencatat beberapa manfaat penting dari bisnis jujur.

  1. pada dasarnya semua orang tidak suka dibohongi, demikian juga dengan pedagang, oleh sebab itu bohong yang terbongar menjadi bomereng dan mematikan bisnis anda. Baik juga mengingat pepatah “Serapi-rapi membungkus bangkai akan tercium juga”. Kalau anda pernah dibohongi oleh seseorang kemudian mengetahui bahwa anda adalah korban kebohongan. Bisa dipastikan anda akan marah, atau apapun namanya, dan mungkin bersumpah didalam hati tidak akan berhubungan bisnis dengan pembohong. Ini ancaman latent dengan dampak buruk luar biasa. Perlu anda waspadai dan kalau sudah demikian matilah bisnis anda..
  2. berkata jujur adalah strategi bisnis. anda tidak perlu ragu menceritakan bsnis anda dengan batas-batas wajar,.berilah pencerahan pada mindset pelanggan, bahwa anda memiliki kepentingan sama, yaitu manfaat semua  pihak yang berhubungan bisnis dengan anda. Paradigma bisnis dewasa ini memberikan pencerahan bahwa customer memerlukan value lebih atas barang atau jasa yang mereka bayar. Setiap pengeluaran rupiah harus memberikan value yang berarti, oleh sebab itu kesungguhan melayani dengan sepenuh hati menjadi keunggulan bersaing berkelanjutan. Jargon jujur digunakan sebuah perusahaan telekomunikasi besar di Indonesia untuk promosi “jujur tarif kami paling murah, silahkan diadu”.
  3. perkembangan teknologi dewasa ini tidak memungkinkan anda berbohong. sekecil apapun kebohongan yang dilakukan pasti akan terbongkar. Mungkin dahulu teknologi informasi masih banyak menghadapi kendala, tetapu saat ini, informasi berkembang sedemikian pesat, sehingga persaingan bisnispun mengikuti. Misalnya harga HP yang dijual antara lokasi satu dengan lainnya, lengkap dimiliki oleh customer karena mereka menerima informasi dari multisumber yang dapat diakses dengan mudah dan cepat. Anda yang menjual produk homogen hanya akan bisa menginformasikan apa adanya. Anda tidak bisa mengatakan harga kami lebih murah dari tempat lain, karena mereka tahu lebih banyak dari apa yang diperkirakan. Anda hanya cukup melayani dengan sepenuh hati.
  4. katakan saya berterima kasih atas kunjugan tuan/nyonya, silahkan kembali dan kami dengan senang hati malayani. Inilah value yang jarang ditemui apabila anda bertransaksi bisnis. oleh. Coba anda rasakan sendiri, pada saat semua serba cepat, kalau perlu tanpa tatap muka, semua dilayani mesin, tanpa tegur sapa, senyum atau isyarat-syarat wajah, kemudian anda menawarkan sesuatu yang beda dan memberikan kedamaian bak air segar menyirami tanaman layu.
  5. Saya tidak bohong, tapi tidak mengatakan yang sebenarnya. Ini ungkupan primitif yang tidak fair. Customer anda adalah masa depan bisnis, artinya kelangsungan bisnis anda tergantung pada kunjungan customer. Hanya customer delight yang akan melakukan re-order.

 

Kebiasaan berbisnis secara jujur masih kurang disadari oleh orang Indonesia. Perilaku ini didasari oleh kurang paham dengan customer satisfaction. Bahwa customer yang puas akan melakukan re-order belum diyakini sepenuh hati.

Mari berbisnis dengan jujur, siapapun customer anda.

 

Paiton, 14 Juli 2008.

Iklan

2 Tanggapan

  1. Setuju Mas…Alangkah indahnya apabila kita semua bisa berbisnis secara jujur. Mulai dari tingkat yang paling bawah sampai lini atas.

  2. Benar kejujuran adalah gerbang kebahagiaan, hasil sedikit itu aan lebih berkah dari pada banyak tidak mendatangkan keberkahan malah akan mendatangkan malapetaka. Kaum Nabi Syu`aib dibinasakan oleh Alloh karena mereka banyak melakukan kecurangan timbangan dan takaran dalam berdagang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: