MSDM Stratejik

            Manajemen sumber daya manusia memiliki makna yang beragam, untuk setiap orang dan organisasi yang berbeda. Hal itu disebabkan karena karakteristik untuk masing-masing organisasi sangat bervariasi sehingga setiap orang dapat mendefinisikan manajemen sumber daya manusia dari berbagai dimensi dan kepentingan. Secara umum, manajemen sumber daya manusia berhubungan dengan penarikan (recruitment), seleksi, pengembangan, kompensasi, mempertahankan (retention), mengevaluasi, dan mempromosikan personalia dalam organisasi (Bernardin & Russel, 1993, 30). Oleh sebab itu manajemen sumber daya manusia merupakan bagian kehidupan organisasi yang memfokuskan kepada manajemen dan pemanfaatan orang secara efektif untuk meningkatkan kontribusi produktif bagi organisasi melalui cara-cara stratejik, etis, dan dapat dipertanggungjawabkan secara sosial.

            Menilai apakah MSDM yang diterapkan telah baik atau masih jelek tidak mudah dilakukan, mengingat begitu beragamnya karakteristik, kebijakan maupun prosedur yang diterapkan di organisasi. Penetapan prioritas dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan adanya kesesuaian antara sumber daya yang dimiliki dan keefektifan pelaksanaan praktik SDM.

Melihat aktivitas secara umum dapat diketahui bahwa cakupan MSDM sesungguhnya telah dimulai saat calon tenaga kerja masih berada di pasar tenaga kerja, di mana calon tenaga kerja tersebut masih berupa potensi/ prospek bagi perusahaan, hingga tenaga kerja memasuki masa pensiun dari perusahaan, di mana secara ekonomis sudah tidak memberikan kontribusi bagi perusahaan.

MSDM menurut Noe (2003:5) meliputi:

Analyzing and designing work, HR planning, recruiting (attracting potential employees), selection (choosing employees), training and development (teaching employees how to perform their jobs and preparing them for the future), compensation (rewarding employees), performance management (evaluating their performance), and employee relations (creating a positive work environment).

 

Pendekatan competitive Noe (2003: 42) mengelompokkan menjadi empat dimensi yaitu meliputi: managing the human resources environment, acquiring and preparing human resources, assessment and development of human resources, and compensating human resources.

  

Setiap organisasi akan memiliki kebijakan spesifik menyangkut MSDM. Meski demikian, perlu ditekankan agar MSDM sesuai dengan harapan pencapaian (Huselid, 1995). MSDM yang dilaksanakan oleh organisasi akan dipersepsikan karyawan dan diyakini akan mempengaruhi kinerja karyawan secara khusus, maupun kinerja organisasional secara keseluruhan. Dimensi MSDM yang dikemukakan oleh Chadwick dan Capelli (2000, 20) dan Schuler et al. (1987,:20) dapat menjadi satu patokan (standard) untuk mengetahui apakah MSDM yang ada telah sesuai dengan harapan pencapaian. Adapun dimensi itu tampak pada Tabel II.1.

Selama ini SDM baik dalam praktiknya sebagai karyawan maupun fungsi bisnis secara tradisional dipandang sebagai bagian dari biaya yang harus diminimalkan dan sebagai sumber potensial meningkatkan efisiensi. Sangat jarang keputusan SDM dipertimbangkan sebagai sumber nilai kreasi atau sebagai apa yang disebut Prahalad dengan numerator manajemen (Becker & Gerhart, 1996:780). Keinginan baru dari SDM dianggap sebagai cabang strategi yang dapat memiliki efek ekonomi yang signifikan terhadap arus bawah perusahaan (multiplier effect), bagaimanapun memindahkan fokus dari menekan biaya menuju kearah value creation.

 

Tidak seperti modal investasi, skala ekonomi atau patent, SDM yang tepat adalah suatu ”invisible asset”, yang akan menghasilkan nilai jika hal ini diterapkan dalam operasional perusahaan yang akan meningkatkan kapabilitas perusahaan (Truss, 2000, 7). Beberapa periset SDM meyakini bahwa sejumlah praktik SDM selalu lebih baik daripada yang lainnya dan sebaiknya organisasi mengadopsinya (Boxall, 2003, 5)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: