BLUE ACEAN STRATEGY

RESUME

BLUE ACEAN STRATEGY

How to Create Uncontested Market Space and Make the Competition  Irrelevant

W. Chan Kim and Renee Mauborgne

 

 

Blue Ocean Strategy

 

·        Konsep dasar Blue Ocean Strategy (BOS) adalah Value Innovation. Yaitu bagaimana kita mengalihkan diri dari persaingan di Red Ocean yang sangat kompetitive dan berdarah, menuju pada Blue Ocean yang membuat kompetisi jadi tidak relevan lagi.

·        Value Innovation tidak selalu berupa inovasi teknologi, tetapi berupa inovasi untuk peningkatan keuntungan pelanggan yang disesuaikan dengan harga jual dan biaya.

·        Setiap strategi selalu mempunyai resiko yang harus diperhitungkan dengan seksama. Formulasi dan eksekusi BOS harus dilakukan dengan tepat dan cermat.

 

 

 

Figure 1-2

Value Innovation: The Cornerstone of Blue Ocean

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Chan Kim, W dan Mouborgne, 2005, Blue Ocean Strategy, How to Create Uncontested  Market Space and Make the Competition Irrelated, Harvard Business School Press, Boston, Massachusette pp16

 

Value innovation diciptakan di region dimana company’s action berdampak pada struktur biaya dan value proposition  kepada buyer. Cost saving dibuat dengan eliminasi dan reduce faktor kompetisi industri. Buyer value diangkat dengan meningkatkan dan menciptakan elemen-elemen dalam industri yang sebelumnya tidak pernah ditawarkan. Pada jangka panjang cost menurun sejalan dengan economies of scale di dorong oleh high sales volumes dari produk superior.

 

Figure 1.3

Red Ocean Versus Blue Ocean

 

Red Ocean Strategy

Blue Ocean Strategy

·        Bersaing di exist market space yang sama

·        Menciptakan uncontested market space

·        Berhadapan/mengalahkan kompetor yang sudah ada

·        Membuat kompetisi tidak relevan lagi

·        Mengeksploitasi demand yang sudah ada

·        Menciptakan dan menangkap new demand

·        Menciptakan velue-cost trade off

·        Membebaskan diri dari value-cost trade off

·        Mempresisikan semua sistem aktivitas firm dengan strategy choice diferensiasi atau low cost

·        Mempresisikan semua sistem aktivitas firm pada melepaskan dari dari diferensiasi atau low cost

Sumber : Ibit pp 18

 

 

Figure 1-4

Six Blue Ocean Strategy Principles:

 

Prinsip Formulasi Strategi:

1.         Merubah batas market

2.         Fokus pada “big picture, bukan jumlah

3.         Menjangkau diluar market demand yang ada

4.         Strategic sequence yang benar

 

Masing-masing factor berdampak.

1.      Memudahkan pencarian

2.      Planning

 

3.      Pengembangan

 

4.      Pembentukan bisnis model

 

Prinsip Eksekusi:

5.         Atasi hambatan didalam organisasi

6.         Satukan eksekusi dalam strategi

 

Masing-masing factor berdampak

5.      Organisasional

6.      Menegement

 

 

 

 

 

Chapter 2

Analitical Tools and Framework

 

Strategy Canvas:

 

 

1.      Strategy canvas adalah framework untuk menganalisa industri, pemain terbaik, dan kompetitor kita dengan menjabarkan elemen-elemen penting dari persaingan.

2.      Pemahaman akan produk, service, delivery, dan kelebihan/ kekurangan dari masing-masing elemen penting dalam bisnis ini akan berguna untuk membangun Blue Ocean Strategy baru yang berbeda dengan persaingan pada Red Ocean.

3.      Harus diperhatikan ketajaman memilih apa saja yang perlu diperhatikan dalam Strategy Canvas ini. Misalkan dalam industri sirkus: pemain bintang, hewan, lelucon, panggung, harga dan lain-lain. Strategy canvas menggambarkan industri, pemain terbaik, dan apa kesempatan kita untuk menjadi berbeda.

 

 

 

 

Figure 2-2

The four Action Framework

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Ibid, pp 29

 

 

Figure 2-5

Eliminate-Reduce-Raise-Create Grid : The Case of Cirque Du Soleil

 

Eliminate

 

·        Star performers

·        Animal shows

·        Aisle concession sales

·        Multiple show arenas

Raise

 

·        Unique venue

Reduce

 

·        Fun and humor

·        Thrill and danger

Create

 

·        Refined environment

·        Multiple production

·        Artistic music and dance

Sumber :Ibid pp.35

 

Four Actions Framework

 

 

Dalam membentuk Blue Ocean Strategy ada 4 kunci action yang harus dipilih supaya lepas dari persaingan dan memberi nilai tambah luar biasa.

1.      Eliminate: Faktor apa yang dianggap umum dalam industry ini yang perlu dihilangkan sama sekali?

2.      Reduce: Faktor apa yang menjadi standard industry ini perlu untuk sangat dikurangi sampai dibawah standard?

3.      Raise: Faktor apa yang perlu dinaikkan dengan banyak diatas standar industry?

4.      Create: Faktor baru apa yang perlu diciptakan untuk menciptakan Value Innovation yang sangat menarik pelanggan dan tidak ada pada standard industry ini?

 

 

 

Chapter 3

Reconstruct Market Bounderies

 

1.      Dalam penentuan sebuah strategi, kita selalu dihadapkan pada pilihan. Dalam keterbatasan kita, kita harus menentukan apa yang perlu dan apa yang tidak. Berdasarkan pilihan-pilihan inilah kita membentuk strategi.

1.      Sebuah perusahaan, devisi, ataupun personal punya sumber daya (waktu, tenaga, brand, finansial, koneksi, proses, dll) yang sangat terbatas; jadi pilihan yang satu akan menimbulkan konsekwensi pada hal lainnya. Pilihan yang tepat jadi kunci. Service yang super excellence akan membuat beaya tinggi dan harga mahal, apa benar klien kita menginginkan service yang sangat baik?

2.      Kita harus menciptakan Value besar dan Lowcost pada saat yang bersamaan.

 

 

Figure 3-5

Creating New Market Space:

 

 

 

 

Head To Head Competition

 

Blue Ocean creation

 

1.      Industry

 

 

 

Fokus pada kompetitor didalam industri.

 

Mencari alternatip industri lain

 

2.      Strategic group

 

Fokus pada kelompok kelas dari produk.

Mencari kelompok kelas yang lain.

3.      Buyers group

Melayani lebih baik lagi pada kelompok pembeli

Menciptakan kelompok pembeli baru.

4.      Scope of Product/Service Offering

Produk dan service yang ditawarkan pada industri ini

Menawarkan produk dan service lain yang tidak ada sebelumnya

5.      Orientasi Fuctional-Emotional

 

Fokus memperbaiki nilai dan harga dari fungsi dan emosi produk.

Membuat nilai fungsi atau emosional yang baru dan berbeda

6.      Time

Mengantisipasi apa yang terjadi diluar dan mengadaptasi diri

Proaktif dalam menciptakan trend baru dari waktu ke waktu

 

Sumber : Ibid pp. 79

 

 

 

 

Chapter 4

Focus on the Big Picture, Not the Number

 

Pertanyaan berikutnya adalah, bagaimana kamu menyelaraskan proses strategic planning anda menfokuskan pada big picture dan aplikasi ide dari strategi canvas menuju pada Blue Ocean Strategy.  Identifikasikan faktor-faktor kunci dari kompetisi lebih jauh ke depan. Proses yang membentuk six parts pada creating blue ocean dan intensitas keterbibatan aneka visual stimulan supaya membuka kreativitas orang, lihat four major step pada figure 4-1.

 

Figure 4-1
The fous steps of visualizing Strategy

Visual Awakening

Visual Exploration

Visual Strategy Fair

Visual Comunication

Bandingkan bisnis anda dengan pesaing sebagaimana strategi canvas

Masuk dan menggali six paths untuk menciptakan blue oceans

Menarik strategi canvas didasarkan pada waswasan pada hasil observasi

Distribusi sebelum dan sesudah memprofilkan strategi pada suatu tempat untuk memudahkan perbandingan

Lihat dimana strategi anda perlu perubahan

Observasi keunggulan khusus dari produk dan service alternatif

Mendapatkan feedback alternatif strategi  canvas, kompetitor, dan noncustomer

Dukungan pada sumua project dan operational move yang memingkinkan company mendekatkan celah pada strategi baru.

 

Memahami faktor mana yang akan dieliminasi, craete dan change

Menggunakan feedback untuk membangun the best menjadi future strategy.

 

Sumber Ibid pp. 84

 

Figure 4-6

Testing The Growth Potential Of A Portfolio Of Business

 

 

 

·

· ·

·   · 

·

·

   ·      ·  

·

· ·

·     ·

·

·  ·

·   ·

·  ·       ·

·

Pioneers

 

 

                 

Migrators

 

Settlers

 

Today

 

Tomorrow

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Ibid pp. 98

 

 
Chapter 5
Reach Beyond Existing Demand

 

Bagaimana memaksimumkan blue ocean yang sedang anda ciptakan? Berikut ini akan mambawa kita pada prinsip ke tiga yaitu: Reach beyong existing demand, sebagai kunci untuk mencapai value innovation.

\

Figure 5-1

The Three Tiers of Neocustomer

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Ibid pp.104

 

First tiers

Soon to be non customer yang berada di tepi batas menunggu lompatan dari pasar anda

 

Second tiers

Refusing non customer yang dengan jelas memilih pasar anda

 

Third tiers

Unexplored, noncustomer yang berada dipasar jauh dari pasar anda

 

 

 

 

 

Chapter 6

Get Strategic Sequence Right

 

Tantangan berikutnya adalah membangun model bisnis yang tangguh untuk memastikan bahwa kita telah menyiapkan profit yang sehat pada blue ocean. Kali ini akan membawa kita pada prinsip keempat blue ocean strategy, yaitu : Get the strategic sequence right.

Figure 6-1
The Sequence of Blue Ocean Strategy

 

 

Buyer Utility

is there exceptional buyer utility

No Rethink

 

in your business idea?

YES

 

 

 

Price

Is your price easily accessible

No Rethink

 

to the mass of buyers?

YES

 

 

Cost

No Rethink

 

Can you attain your cost targetin o profit at your strategic price?

YES

 

 

Adoption

What are the adoption hurdles in

No Rethink

 

actualizing your business idea?

Are you addressing them up front?

 

YES

 

 

 

                                            

 

 

 

 

 

 

Sumber : Ibid pp. 118

 

The Strategic Sequence:

 

 

Dalam menciptakan Blue Ocean Strategy ada 4 urutan yang harus diikuti secara benar:

·        Buyer Utility: Kunci utama dari BOS adalah adanya nilai keuntungan/ kepuasan luar biasa yang diciptakan.

·        Price: Apakah harga yang anda tawarkan dengan adanya nilai tersebut masih dapat dijangkau oleh target pembeli?

·        Cost: Dapatkah kita mencapai target beaya untuk dapat menghasilkan profit pada target harga tersebut?

·        Adoption: Untuk menjalankan strategi ini apakah kita dapat melewati hambatan2 yang ada? Adaptasi apa saja baik internal maupun external yang harus kita lakukan?

 

 

figure 6-6

The Pofit Model of Blue Ocean Strategy

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Ibid pp. 136

 

 

 

 

 

 

EXECUTING BLUE OCEAN STRATEGY

 

Chapter 7

Overcome Key Organizational Hurdles

Manager menghadapi empat hurdles yaitu,

1.      Pertama, cognitive menyadarkan karyawan bahwa kita perlu perubahan strategi. Red ocean tidak akan berlangsung pada jangka pajang.

2.      Kedua, limited resources, perubahan yang lebih besar pada organisasi. Asumsikan bahwa resources akan berkurang bahkan habis,organisasi harus segera belajar.

3.      Ketiga, motivasi, bagaimana kita memotivasi key player untuk bergerak cepat dan meningalkan status quo.

4.      Keempat, politik, pada banyak kejadian berlangsung begitu cepat, bahkan ‘you get down before you stand up”

 

 

 

 

 

 

 

 

Figure 7.1

The Four Organization Hurdle to Strategy Execution

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber

 

 

Sumber :Ibid pp. 150.

 

 

 

 

 

 

Chapter 8

Build Execution into Strategy

 

Company bukan hanya top management, melainkan semua orang dari top sampai front line. Mengatasi organizational hurdles pada execution strategy adalah langka penting mencapai tujuan.kita harus memupuk culture trust dan komitmen yang memotivasi orang menjalankan stratgi yang telah disepakati.. attitute dan behavior sungguh sangat berpengaruh pada suatu organisasi.

 

Figure 8-1

How Fair Process Affects People’s Attitudes and Behavior

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber  : Ibid pp. 174

 

 

Chapter 9

Conclusion : The Sustainable and Renewal of Blue Ocean Strategy

 

·        Keluar dari persaingan Red Ocean yang berdarah dan pindahlah pada Blue Ocean yang menguntungkan.

·        Fokus pada Value Innovation, peningkatan nilai tambah luar biasa pada pelanggan.

·        Keluar dari kebiasaan berpikir industri tersebut dengan menciptakan Market Space yang baru.

·        Gunakan Strategy Canvas dan 4 Action Framework untuk menciptakan Value dan Low cost secara bersamaan.

·        Pemikiran haruslah dari Keuntungan pelanggan, baru ke harga, biaya, dan bagaimana mengadaptasikan keadaan yang dihadapi, baik internal maupun external.

 

 

 

 

 

 

Appendix A

A Sketch of the Historical Pattern of Blue Ocean Creation

 

 

Contoh Alternatip Industri:

 

 

·        Bioskop bersaing tidak hanya dengan bioskop tetapi juga dengan restoran, karena sama2 mempunya fungsi entertaiment malam hari bersama keluarga.

·        Tiket pesawat yang murah mengejar harga tiket kereta api.

·        NetJets menjual pesawat pribadi dalam satuan 1/16 nya, private jet sharing menjadi alternatip membeli pesawat yang mahal, dan naik pesawat komersial biasa.

·        i-Mode DoCoMo merupakan alternatip atas wireless internet dan hand phone.

 

Contoh Strategic Group:

 

·        Toyota menciptakan Lexus untuk Luxury model mobil nya, melepaskan diri dari group kelas tengah pembeli mobil, membidik kelas atas.

·        Swatch sebagai arloji asli Swiss membidik market lain dibanding arloji Swiss lainnya.

·        Curves adalah health club yang khusus untuk wanita, murah, dan praktis dengan lokasi di luar pusat kota.

·        Porche dengan mobil mahalnya, masuk pada Boxter yang dijual setengah harga Porche lain, dan membuat SUV untuk market yang lainnya.

 

 

Contoh Buyers Group:

 

 

·        Iklan obat yang mulai membanjir untuk produk obat yang harus memakai resep, tujuannya supaya keputusan memilih obat tidak lagi hanya tergantung pada dokter.

·        Bloomberg mengubah sistem informasi untuk pedagang saham dengan memfokuskan model informasinya lebih untuk pialang saham, dan bukan pada pemakai Informasi Teknologi.

·        Novo Nordisk membuat obat insulin yang dapat dipakai oleh penderita diabetes tanpa bantuan dokter dengan menggunakan sistem yang mudah Novopen, dan inovasi terbarunya mempunyai memory pada pen tersebut jadi tidak mungkin pemakai lupa melakukan dua kali penyuntikan walaupun lupa.

 

Contoh Scope of Offering:

 

·        Barnes & Noble, toko buku yang mempunyai café didalamnya dimana orang dapat makan kecil, minum kopi, sambil memilih dan membaca buku.

·        Menggabungkan bioskop dengan pelayanan penitipan bayi akan memudahkan orang di negara barat supaya tidak perlu mencari baby sitter selama menonton.

·        Coffee shop yang mulai umum dalam menyediakan komputer untuk kebutuhan internet.

·        Ruang tunggu di bandara udara menyediakan ahli pijat refleksi

 

Contoh Functional-Emotional:

 

 

·        Swatch, pabrik arloji SWISS yang membuat arloji sebagai fashion produk berkwalitas yang tidak mahal.

·        Bodyshop yang merubah bisnis fashion yang penuh “emosi kepurapuraan” menjadi lebih fungsional.

·        QB house, berasal dari Jepang, adalah tempat potong rambut untuk pria,  yang “murah”, cepat, praktis dan tanpa pelayanan yang berlebihan.

·        Viagra bukan lagi “medical treatment”, tetapi telah menjadi “lifestyle enhancement”.

 

Look Across Time:

 

·        iPod diciptakan Apple pada saat yang tepat ketika industri music sedang dalam kebingungan, dan tidak ada persaingan disitu. iPod mampu menampung ribuan lagu.

·        CNN menciptakan demand untuk 24-jam berita real time yang disiarkan langsung.

·        CISCO menciptakan produk yang akan dibutuhkan orang melihat jalur waktu akan kebutuhan tersebut.

·        Dalam penciptaan market space yang baru dengan melihat waktu ini ada 3 hal penting untuk menjadi proactive melihat jalur waktu adalah: 1. perjalanan service/produk akan merubah industri kita; 2. Tidak dapat dikembalikan lagi; 3. Arahnya sudah jelas.

 

Blue Ocean Strategy Summary:

 

 

1.Keluar dari persaingan Red Ocean yang ber-darah2 dan pindahlah pada Blue Ocean yang menguntungkan.

2.Fokus pada Value Innovation, peningkatan nilai tambah luar biasa pada pelanggan.

3.Keluar dari kebiasaan berpikir industri tersebut dengan menciptakan Market Space yang baru.

4.Gunakan Strategy Canvas dan 4 Action Framework untuk menciptakan Value dan Lowcost secara bersamaan.

5.Pemikiran haruslah dari Keuntungan pelanggan, baru ke harga, beaya, dan bagaimana mengadaptasikan keadaan yang dihadapi, baik internal maupun external.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: